Abolisi dalam Perspektif Tindak Pidana Korupsi: Studi Kasus Tom Lembong
DOI:
https://doi.org/10.58819/jfh.v4i1.176Keywords:
Abolisi, Tindak Pidana KorupsiAbstract
Artikel ini membahas isu abolisi dalam tindak pidana korupsi dengan fokus pada kasus pemberian abolisi oleh Presiden Prabowo Subianto kepada Tom Lembong pada tahun 2025. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis dasar normatif abolisi dalam sistem hukum Indonesia serta implikasinya terhadap pemberantasan korupsi melalui pendekatan teori hukum pidana dan teori korupsi. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan mengkaji literatur akademik. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara konseptual abolisi merupakan hak prerogatif Presiden yang tunduk pada prinsip checks and balances, dengan fungsi korektif terhadap proses peradilan pidana. Namun, penerapannya dalam tindak pidana korupsi menimbulkan problematika serius. Dari perspektif deterrence theory, abolisi melemahkan efek jera dan kepastian hukum. Dalam kerangka absolute theory, abolisi mengabaikan keadilan moral masyarakat sebagai korban kolektif. Lebih jauh, dalam perspektif teori korupsi sistemik, struktural, dan kultural, abolisi berpotensi memperkuat impunitas elite politik. Abolisi dalam kasus korupsi berdampak negatif terhadap efektivitas hukum pidana, kepercayaan publik, serta legitimasi pemerintah. Oleh karena itu, perlu dirumuskan pembatasan normatif yang lebih tegas agar abolisi tidak disalahgunakan sebagai instrumen kompromi politik yang melemahkan agenda pemberantasan korupsi.
References
Andi Hamzah, Hukum Pidana Indonesia, Sinar Grafika, Jakarta, 2020
Bagir Manan, “Fungsi Politik Hukum dalam Sistem Ketatanegaraan Indonesia,” Jurnal Hukum Ius Quia Iustum, Vol. 18, No. 4
Bagir Manan, “Fungsi Politik Hukum dalam Sistem Ketatanegaraan Indonesia,” Jurnal Hukum Ius Quia Iustum, Vol. 18, No. 4
Danu Damarjati, “Dapat Abolisi, Seluruh Proses Hukum Tom Lembong Dihentikan,” https://news.detik.com/berita/d-8039331/dapat-abolisi-seluruh-proses-hukum-tom-lembong-dihentikan, 2025.
Firmansyah, “Pakar Hukum UGM Soroti Pemberian Amnesti dan Abolisi pada Terdakwa Korupsi,” https://ugm.ac.id/id/berita/pakar-hukum-ugm-soroti-pemberian-amnesti-dan-abolisi-pada-terdakwa-korupsi, 2025
Hesti Armiwulan, “Eksistensi Grasi, Amnesti, Abolisi, dan Rehabilitasi dalam Sistem Hukum Indonesia,” Jurnal Konstitusi, Vol. 7, No. 4
Hidayat, “Persepsi Publik terhadap Integritas Penegakan Hukum di Indonesia,” Jurnal Integritas, Vol. 8, No. 1, 2024
Indonesia Corruption Watch dan Transparency International Indonesia, “Indonesia’s Prabowo Faces Backlash Over Controversial Pardons,” Broadsheet Asia, https://broadsheet.asia/2025/08/06/indonesias-prabowo-faces-backlash-over-controversial-pardons, 2025
Jayant Jacob, “Indonesia’s Prabowo Faces Backlash Over Controversial Pardons,” Broadsheet Asia, https://broadsheet.asia/2025/08/06/indonesias-prabowo-faces-backlash-over-controversial-pardons, 2025
Jihan Kharisma Illahi, “Reformasi Pemidanaan bagi Pelaku Tindak Pidana Korupsi dalam Perspektif Absolute Theory di Indonesia,” Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, Vol. 8, No. 22
Muladi, Kapita Selekta Sistem Peradilan Pidana, Badan Penerbit Undip, Semarang, 2019
Ni’matul Huda, Hukum Tata Negara Indonesia, Rajawali Pers, Jakarta, 2020
Nurul Istiqomah, “Integrity Zone as a Self-Regulation Strategy Against Abused Discretionary Power and Corruption,” Integritas: Jurnal Antikorupsi, Vol. 11, No. 1
Sholeh Hidayat, “Teori Pilihan Rasional untuk Memahami Koruptor di Indonesia,” Integritas: Jurnal Antikorupsi, Vol. 11, No. 1
Suyogi Imam Fauzi, “Politik Hukum Pemberian Grasi, Amnesti, dan Abolisi sebagai Konsekuensi Logis Hak Prerogatif,” Jurnal Hukum & Pembangunan, Vol. 51, No. 3
Syamsuddin, Legitimasi Politik dalam Negara Hukum Demokratis, Rajawali Press, Jakarta, 2024
Usman, “Korupsi dan Tantangan Penegakan Hukum di Indonesia,” Ittihad: Jurnal Kopertais Wilayah VIII, Vol. 4, No. 2
Viony Laurel Valentine, “Uncertain Law Enforcement due to Ambiguity of the Phrase ‘Certain Circumstances’ in Law on Corruption,” Jurnal Akuntansi dan Keuangan, Vol. 8, No. 1
Wardani, “Impunity dan Efektivitas KPK dalam Menangani Kasus Korupsi Elite,” Jurnal Integritas, Vol. 9, No. 1, 2024
Wijayanti, “Political Capture dan Tantangan Penegakan Hukum di Indonesia,” Jurnal Hukum Konstitusi, Vol. 11, No. 2, 2024
Yance Arizona, Konstitusi dan Kekuasaan Presiden, Rajawali Pers, Jakarta, 2018
Zarisnov Arafat, Sartika Dewi, Bagus Satriyo Ramadha, Lia Amaliya, Anisa Hermawati, “Analisis Efektivitas Penjatuhan Sanksi Pidana dalam Tindak Pidana Korupsi Di Indonesia,” Jurnal Hukum Pelita, Vol. 5, No. 2, 2024
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Yuspar, Fahmiron

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Copyright (c) 2022 Jurnal Fakta Hukum








