Relevansi Asas Keadilan dan Kepastian Hukum dalam Pembagian Warisan menurut Hukum Islam dan Hukum Positif Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.58819/jle.v3i2.174Keywords:
Hukum Waris, Keadilan, Kepastian Hukum, Pluralisme HukumAbstract
Penelitian ini membahas dinamika pluralisme hukum waris di Indonesia yang ditandai oleh interaksi antara hukum Islam, hukum perdata Barat (Burgerlijk Wetboek), dan hukum adat. Ketiganya memiliki dasar legitimasi berbeda, namun dalam praktik sering menimbulkan potensi konflik normatif maupun praktik, khususnya ketika para ahli waris berasal dari latar belakang hukum yang beragam. Fokus utama penelitian diarahkan pada analisis perbandingan putusan Pengadilan Agama dan Pengadilan Negeri dalam perkara waris, dengan menekankan relevansi asas keadilan dan kepastian hukum. Hasil analisis menunjukkan bahwa Pengadilan Agama cenderung mengedepankan kepastian hukum melalui rigiditas faraidh yang matematis, sementara Pengadilan Negeri memberi ruang lebih besar bagi hakim untuk menimbang aspek keadilan substantif berdasarkan asas kepatutan dan kondisi sosial-ekonomi para pihak. Perbedaan paradigma tersebut menimbulkan variasi putusan yang berpotensi mendorong forum shopping dan mengurangi kepastian hukum, sekaligus menghadirkan problem serius bagi sistem hukum nasional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa harmonisasi hukum waris di Indonesia mendesak dilakukan melalui rekonstruksi regulasi, konsistensi yurisprudensi, serta penguatan koordinasi antar lembaga peradilan. Integrasi ini diperlukan agar hukum waris tidak hanya menjaga kepastian, tetapi juga mampu mewujudkan rasa keadilan bagi seluruh pihak.
References
Adang Muhamad Nasrulloh, “Tinjauan Asas Keadilan, Kepastian Dan Kemanfaatan Hukum Dalam Penyelesaian Sengketa Kewarisan (Studi Putusan No.3116/Pdt.G/2022/PA.Smdg)”, Qonun: Jurnal Hukum Islam dan Perundang-Undangan, Vol. 8, No. 2, 2024
Agus Pranoto, “Kontestasi Hukum Waris Islam dan Hukum Adat dalam Penyelesaian Sengketa”, Jurnal Kajian Sosial dan Hukum, Vol. 14, No. 2, 2024
Ahmad Fauzi, “Reformulasi Konsep Keadilan dalam Pembagian Waris Faraidh di Indonesia”, Jurnal Hukum Islam Nusantara, Vol. 12, No. 2, 2021
Ahmad Zainal, “Asas Keadilan dalam Pembagian Waris Perspektif Faraidh”, Jurnal Studi Hukum Islam, Vol. 14, No. 1, 2021
Amir Syarifuddin, Hukum Kewarisan Islam di Indonesia, Kencana, Jakarta, 2019
Anggun Rahmadani, “Kesetaraan Gender dalam Putusan Waris BW: Analisis terhadap Beberapa Putusan PN”, Jurnal Hukum dan HAM, Vol. 11, No. 4, 2024
Apit Farid & Ramdani Wahyu Sururie, Kepastian dan Keadilan Hukum dalam Penyelesaian Sengketa Harta Bersama, Al-Ahwal Al-Syakh¬siyyah : Jurnal Hukum Keluarga dan Peradilan Islam, Vol. 5 No. 2 (2024
Arif Hidayat, “Kontradiksi Kepastian Hukum dan Keadilan dalam Sengketa Waris”, Jurnal Hukum dan Peradilan, Vol. 12, No. 3, 2022
Budi Santoso, “Keadilan dalam Pembagian Waris menurut KUHPerdata”, Jurnal Yustisia, Vol. 17, No. 1, 2021
Deden Kurniawan, “Konsep Hak Kebendaan dalam BW dan Relevansinya terhadap Kewarisan”, Jurnal Hukum Privat dan Publik, Vol. 11, No. 2, 2023
Dedi Nurhadi, “Kepastian Hukum Terhadap Pendaftaran Peralihan Hak atas Tanah melalui Pewarisan berdasarkan Akta Pembagian Hak Waris”, Jurnal Hukum Sasana, Vol. 10, No. 2, 2023
Dwi Hartati, “Implementasi Faraidh dalam Putusan Pengadilan Agama: Antara Kepastian dan Keadilan”, Jurnal Al-Ahkam, Vol. 13, No. 2, 2021
Dwi Haryanto, “Kepastian Hukum dalam Sistem Kewarisan BW”, Jurnal Yuridika, Vol. 39, No. 2, 2024
Fahrul Anam, “Kritik terhadap Penerapan Hukum Faraidh di Pengadilan Agama”, Jurnal Hukum Islam Kontemporer, Vol. 14, No. 3, 2022
Farhan Nur Aziz, “Peran Kompilasi Hukum Islam dalam Menciptakan Kepastian Hukum pada Perkara Kewarisan”, Legitima: Jurnal Hukum Keluarga Islam, Vol. 6, No. 1, 2024
Fatahullah, Adi Sulistiyono, dan Burhanudin Harahap, “Reform of Islamic Inheritance Law: The Influence of Customary Law on the Institution of Mandatory Bequest in Islamic Law,” Jurnal IUS Kajian Hukum dan Keadilan, 13 (1)
Fitri Handayani, “Harmonisasi Sistem Kewarisan dalam Perspektif Kepastian Hukum”, Jurnal Yuridis Indonesia, Vol. 9, No. 2, 2022
Fitria Yuliana, “Pewarisan Pusaka Tinggi dalam Adat Minangkabau: Antara Tradisi dan Modernisasi”, Al-Mizan: Jurnal Pemikiran Hukum Islam, Vol. 18, No. 1, 2024
Hamdan Arief Hanif, “Aktualisasi Waris Islam (Faraid) Dalam Politik Hukum Indonesia”, Maslahah : Journal of Islamic Studies, Vol. 4, No. 1, 2025
Hanif, “Aktualisasi Waris Islam (Faraid) Dalam Politik Hukum Indonesia”, Maslahah, Vol. 4, No. 1, 2025
Hendra Saputra, “Fenomena Forum Shopping dalam Sengketa Waris di Indonesia”, Jurnal Rechts Vinding, Vol. 11, No. 1, 2022
Hilman Hadikusuma, Hukum Waris di Indonesia Menurut Perundangan, Hukum Adat, Hukum Agama Hindu-Islam, Mandar Maju, Bandung, 2003
Ika Pratiwi, “Perbandingan Sistem Kewarisan Islam, Adat, dan BW”, Jurnal Hukum dan Masyarakat, Vol. 18, No. 3, 2024
Khotifatul Dewi Nofitasari, “Tasaluh sebagai Metode Pembagian Waris Perspektif Hukum Progresif”, Al Mikraj – Jurnal Studi Islam dan Humaniora, Vol. 6, No. 1, 2024
Lestari Wulandari, “Penyelesaian Sengketa Waris dalam Hukum Perdata di Indonesia”, IJI Publication, Vol. 3, No. 1, 2022
Made Arya Wiguna, “Kewarisan Patrilineal di Bali dalam Perspektif Kesetaraan Gender”, Jurnal Kajian Hukum dan Keadilan, Vol. 9, No. 2, 2023
Mahfud MD, Politik Hukum di Indonesia, Rajawali Pers, Jakarta, 2020
Mahkamah Agung RI, Laporan Tahunan 2023, Jakarta, 2024, hlm. 120–121 (tabel penyelesaian perkara melalui mediasi pada Pengadilan Negeri dan Pengadilan Agama)
Nur Aini, “Eksistensi Hukum Adat dalam Penyelesaian Sengketa Waris di Era Modern”, Jurnal Rechts Vinding, Vol. 10, No. 1, 2022
Nur Aini, “Modernisasi Hukum Adat dan Dinamika Kewarisan di Indonesia”, Al-Hukama: The Indonesian Journal of Islamic Family Law, Vol. 15, No. 2, 2024
Nurhayati, “Kesetaraan Gender dalam Hukum Waris Islam: Antara Teks dan Konteks”, Jurnal Musawa Hukum dan Gender, Vol. 13, No. 2, 2022
Nursyahbani, “Asas-Asas Hukum Waris dalam Perspektif Perbandingan”, Jurnal Hukum Indonesia, Vol. 26, No. 3, 2025
R. Prasetyo, “Kewarisan Bilateral dalam Masyarakat Jawa: Studi Perbandingan dengan KHI”, De Jure: Jurnal Hukum dan Syar’iah, Vol. 17, No. 2, 2025
R. Subekti, Pokok-Pokok Hukum Perdata, Intermasa, Jakarta, 2008
Ratna Ayu Safitri, “Asas Ab Intestato dalam Pembagian Warisan BW”, De Lega Lata: Jurnal Ilmu Hukum, Vol. 9, No. 1, 2024
Ratno Lukito, Pergumulan Antara Hukum Islam dan Adat di Indonesia, INIS, Jakarta, 1998, hlm. 147–149; serta Bambang Sugeng A.S., “Keadilan Substantif dalam Putusan Hakim Perdata,” Jurnal Yudisial, Vol. 7, No. 1, 2014
Rina Marlina, “Dualisme Kewenangan Pengadilan dalam Sengketa Waris di Indonesia”, Jurnal Ilmu Hukum Litigasi, Vol. 23, No. 3, 2023
Rizal Amrullah, “Kolonialisme Hukum dan Warisan BW dalam Sistem Hukum Indonesia”, Jurnal Konstitusi dan Hukum Nasional, Vol. 19, No. 1, 2025
S. Handayani, “Kepastian Hukum Pembagian Waris Terhadap Orang yang Dianggap Hilang Berdasarkan Penetapan Ketidakhadiran di Pengadilan”, Jurnal Ilmu Hukum: ALETHEA, Vol. 4, No. 2, 2021
S. Hariati, “Penerapan Hukum Waris Islam Pasca Berlakunya Kompilasi Hukum Islam di Indonesia”, Jurnal Sosial Ekonomi dan Humaniora, Vol. 10, No. 3, 2024
Sari Indah Lestari Carwan, “Perkembangan Aneka Warna Hukum (Pluralisme Hukum Waris di Indonesia)”, Syntax Idea, Vol. 5, No. 12, Desember 2023
Sendi Sanjaya, “Dualisme Sistem Hukum Waris: Tantangan Implementasi Hukum Waris Islam dalam Konteks Perdata Nasional di Indonesia dan Malaysia”, Jurnal Studi Islam Lintas Negara, Vol. 6 No. 2, Desember 2024, hlm
Soerjono Soekanto, Pokok-Pokok Hukum Waris di Indonesia, Rajawali, Jakarta, 2022
Soerjono Soekanto, Pokok-Pokok Sosiologi Hukum, Rajawali Pers, Jakarta, 2020
Sri Handayani, “Konstruksi Sosial Kewarisan dalam Masyarakat Adat di Indonesia”, Jurnal Hukum dan Pembangunan, Vol. 54, No. 4, 2024
Sri Khayati, “Pembagian Harta Warisan berdasarkan Metode Hukum Waris Islam dan Kompilasi Hukum Islam”, Arus Jurnal Sosial Dan Humaniora, Vol. 3, No. 1, 2023
Sri Wahyuni, “Penerapan Hukum Waris dalam Putusan Pengadilan Negeri: Analisis Kepastian Hukum”, Jurnal Yurisprudensi Indonesia, Vol. 11, No. 2, 2022
Sudikno Mertokusumo, Hukum Perdata: Suatu Pengantar, Liberty, Yogyakarta, 2010
Taj Bahy Fardayana & Mega Dewi Ambarwati, “Penyelesaian Sengketa Waris pada Pengadilan Agama (Studi Putusan PA Surabaya No. 3562/Pdt.G/PA.SBY/2023)”, Journal Justiciabelen, Vol. 4 No. 1, 2024
Taj Bahy Fardayana & Mega Dewi Ambarwati, “Penyelesaian Sengketa Waris pada Pengadilan Agama (Studi Putusan PA Surabaya No. 3562/Pdt.G/PA.SBY/2023)”, Journal Justiciabelen (JJ), Vol. 4, No. 1, 2024
Tri Wahyuni, “Unifikasi Hukum Islam melalui Kompilasi Hukum Islam: Antara Fiqh dan Kebutuhan Praktik Peradilan”, De Jure: Jurnal Hukum dan Syar’iah, Vol. 15, No. 2, 2023
Winda Pramesti, “Klasifikasi Ahli Waris dalam KUH Perdata dan Implikasinya terhadap Penyelesaian Sengketa”, Jurnal Hukum dan Keadilan, Vol. 20, No. 2, 2025
Yuliana Dewi, “Asas Individualistik dalam Hukum Waris Perdata dan Relevansinya di Indonesia”, Jurnal Hukum dan Perundang-undangan, Vol. 12, No. 2, 2023
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Thomas Febria, Beatrix Benni, Dendi Kurniawan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





